Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2017

Sinar Impian

And sometimes Allah answers the prayers you never even made because He knew what you needed when you didn’t even know  (Anonim) Sebenernya di page kali ini, aku mau melanjutkan isi blog yang sebelumnya. Nah buah ikhtiar itu mulai tampak. Mungkin ku tak percaya. Namun, ku yakin , this is Skenario terbaik Nya. J which is Aku bisa semakin ngerasa until now and so far. Saat Allah menjawab doamu,  Dia menambah imanmu. .. Saat Allah belum menjawab doamu, Dia menambah kesabaranmu,, Saat Allah menjawab,  tapi bukan doamu, Dia memilih yang terbaik untukmu. ^^ Akan ada masanya kau akan merasakan begitu luasnya, begitu tak terhingga nya nikmat Allah Swt. Kepada kita semua. Engkau akan semakin yakin, ketika jalan itu ia mudahkan dan insyaAllah Dia ridho akan rencana rencana kita.. genggam erat sahabat terbaik mu, orang-orang baik disekelilingmu, (read: efek anak rantau ^^) , mereka semua rezeki terbaik untuk dirimu saat ini. Tak luput suarakan doa’mu untuk mendoa...

Buah Ikhtiar

     Harapan itu masih ada, kata yang terucap menjadi tonggak semangat baru dalam memulai mengarungi hal yang lebih jauh. Semua hal yang kukunjungi di empat hari terakhir ini membuat ku semakin yakin akankah mimpi itu kulewatkan hanya menjadi bunga tidur atau aku akan menjemputnya kembali menjadi kenyataan. Sekarang aku sudah sadar,, aku bangun, namun ketidakmulusa, dan siap mengahadapi kenyataan kenyataan yang ada itu bukan mudah. Bayangin aja mimpi lo seujung kuku sudah ada didepan mata lo, namun masih ada hambatan, problem, yang mesti harus dilalui. Yups, never give up. Worship is our growing awareness of God's presence in all of life - Rob Bell fighting . . .  :) :) Menjelang senja di sore hari @Dapur Rakyat Dialogue Friday, 08 Februari 2017 05.30 pm

DETIK DETIK . . .

Sembari ku menunggu hasil konfirmasi, jantung ini terus berdegup kencang bak riak gelombang dibatu karang. Tak dapat terucap, nano nano rasanya, gamang, but lumayan lega setelah mengetahui alur nya. Huaahh . . . proses ini begitu rumit ternyata tapi asyik juga. Kapan lagi bisa ngerasai back to young semester. Oh, indah sekali pasti masa-masa itu, masi bisa ikut semua semua nya, aktif organisasi, ikut seminar, ikut lomba, semua berpartisipasi. Tanpa disadari kini usia semakin berkurang, pemikiran samakin ruwet oh ini ternyata yang harus dirasakan di usia 20 th . Inilah aku gadis desa, yang mencoba merajut asa dengan pengalaman yang tak seberapa, hanya dengan modal keberanian dan nekat yang menjadi tombak, demi tercaoainya mimpi mimpi itu. Oh, malangnya aku memamng bukan dari keluarga terpandang tapi aku bangga memiliki ibu yang cukup hebat. Walaupun, jejak pendidikan beliau tak sama dengan yang kualami sekarang. Mungkin mereka kini merasakan oh anakku sudah dewasa tumbuh insyaA...